Google+ Followers

Rabu, 31 Juli 2013

Alam Semesta Dirancang dengan Ketepatan Sempurna



Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. 
 
Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. Dalam hal ini, seorang astronom Amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal the Unmistakable Identitiy of the creator telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.
 
1. Jarak bumi dengan matahari
  • Jika lebih jauh: planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil
  • Jika lebih dekat: planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
 
2. Gravitasi di permukaan bumi
  • Jika lebih kuat: atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
  • Jika lebih lemah: atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara
 
3. Periode rotasi bumi
  • Jika lebih lama: perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
  • Jika lebih cepat: kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
 
4. Albedo
  • Jika lebih besar: Zaman es tak terkendali akan terjadi
  • Jika lebih kecil: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
 
5. Aktivitas gempa
  • Jika lebih besar: terlalu banyak makhluk hidup binasa
  • Jika lebih kecil: bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik
 
6. Ketebalan kerak bumi
  • Jika lebih tebal: terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
  • Jika lebih tipis: aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
 
7. Medan magnet bumi
  • Jika lebih kuat: badai elektromagnetik akan terlalu merusak
  • Jika lebih lemah: kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa
 
8. Interaksi gravitasi dengan bulan
  • Jika lebih besar: efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak
  • Jika lebih kecil: perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim
 
9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer
  • Jika lebih besar: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
  • Jika lebih kecil: efek rumah kaca tidak memadai
 
10. Kadar ozon dalam atmosfer
  • Jika lebih besar: suhu permukaan bumi terlalu rendah
  • Jika lebih kecil: suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet
 
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip Antropis. Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian persitiwa acak tanpa perencanaan. 
 
Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya. (drtommy94.wordpress.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar